• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
Target Tuntas
Advertisement
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
Target Tuntas
No Result
View All Result
  • PAREPARE
  • PINRANG
  • BARRU
  • SOPPENG
  • SIDRAP
  • SINJAI
  • JAKARTA
  • TAKALAR
  • KALTIM
  • BULUKUMBA
  • SULSEL
  • PENDIDIKAN
  • MEDAN
  • BANTAENG
  • MAMASA
  • MAMUJU
  • PEKANBARU
  • MAKASAR
  • POLMAN
  • SULTRA
Home MAJENE

Rembuk Nilai Budaya di Majene: Jepa, Perahu Sandeq, dan Pangan Bahari Jadi Warisan Maritim Nusantara

Admin by Admin
in MAJENE
0
Rembuk Nilai Budaya di Majene: Jepa, Perahu Sandeq, dan Pangan Bahari Jadi Warisan Maritim Nusantara
8
SHARES
84
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Majene, TARGETTUNTAS.ID – Dalam rangka memperkuat nilai budaya dan kekayaan intelektual komunal, Pemerintah melalui Direktorat Pemberdayaan Nilai Budaya dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual menggelar kegiatan Rembuk Nilai Budaya di Gedung Museum Mandar, Lingkungan Timbo-timbo, Kelurahan Pangali Ali, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Acara yang mengusung tema “Penguatan Nilai Budaya dan Kekayaan Intelektual Komunal serta Pangan Bahari sebagai Warisan Masa Depan Maritim Nusantara” ini menghadirkan berbagai narasumber dari kalangan pemerintah, budayawan, hingga pelaku budaya lokal.

Direktur Pemberdayaan Nilai Budaya dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual, Yayuk Sri Budi Rahayu, dalam keterangannya menyampaikan bahwa penguatan nilai budaya dan kekayaan intelektual (KI) merupakan langkah penting untuk melindungi, melestarikan, sekaligus memanfaatkan warisan budaya sebagai identitas bangsa.

“Ini menjadi bagian dari upaya mendorong inovasi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memanfaatkan potensi budaya lokal secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Drs. H. Ahmad Djamaan, M.Si., menyampaikan bahwa masyarakat Mandar memiliki kearifan budaya yang sangat religius. Salah satunya tercermin dalam tradisi kuliner dan maritim. “Misalnya makanan khas jepa, mulai dari proses penanaman, pengolahan, hingga penyajian, selalu melibatkan ritual. Begitu pula dengan pembuatan perahu Sandeq, setiap alat yang digunakan memiliki makna filosofis yang mendalam,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majene akan terus menyosialisasikan kekayaan budaya ini, agar bisa menarik minat wisatawan untuk datang dan merasakan langsung kuliner seperti jepa dan bau piapi, serta menyaksikan berbagai kegiatan tradisional dan kearifan lokal lainnya.

Penggiat dan pemerhati budaya Mandar, Ridwan Alimuddin, turut menekankan pentingnya menjaga kekayaan intelektual komunal. Menurutnya, kekayaan budaya masyarakat Mandar seperti jepa dari ubi, sagu, sukun, hingga asam memiliki manfaat luar biasa dan telah dikenal secara luas.

“Melindungi kekayaan budaya adalah investasi jangka panjang. Ini bukan hanya soal warisan, tetapi juga bagaimana budaya bisa menjadi daya saing bangsa,” ungkap Ridwan.

Acara rembuk budaya ini diharapkan menjadi pemantik semangat untuk terus merawat dan memajukan warisan budaya bahari Nusantara, khususnya yang berasal dari Tanah Mandar.

(Bahar)

Previous Post

Herdin Ismail: Hari Kesadaran Nasional Wujudkan Sinergi ASN dengan Visi Gubernur dan Wakil Sulbar

Next Post

Kapolres Majene Dampingi Kabid Propam Polda Sulbar Serahkan Bantuan Sembako untuk Tukang Becak di Majene

Admin

Admin

Next Post
Kapolres Majene Dampingi Kabid Propam Polda Sulbar Serahkan Bantuan Sembako untuk Tukang Becak di Majene

Kapolres Majene Dampingi Kabid Propam Polda Sulbar Serahkan Bantuan Sembako untuk Tukang Becak di Majene

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • KLARIFIKASI PIHAK TERLAPOR: KASUS DUGAAN PENGANIAYAAN DI DUSUN PALELENG DINYATAKAN TIDAK SESUAI FAKTA LAPANGAN

    KLARIFIKASI PIHAK TERLAPOR: KASUS DUGAAN PENGANIAYAAN DI DUSUN PALELENG DINYATAKAN TIDAK SESUAI FAKTA LAPANGAN

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Inovasi Kompor Oli Bekas Karya Edo Pamboang, Solusi Hemat Energi untuk Masyarakat

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Kabel Fiber Optik Telkom Putus di Majene, Perbaikan Berlangsung — Diperkirakan Selesai Hari Ini

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Komisi III DPRD Majene Gelar Rapat Dengar Pendapat, Sorot Revitalisasi Pendidikan dan PPPK Paruh Waktu

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Gedung Empat Lantai di Parepare Disorot, PBG Terbit tetapi Andalalin Belum Ada

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Majene Sabet Juara Umum FTBI 2026, Generasi Muda Siap Jaga Bahasa Mandar

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Respons Keresahan Masyarakat, Polres Majene Tindak Puluhan Motor Berknalpot Brong dalam Operasi Patuh Marano 2026

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Kronologi Kasus Pengeroyokan di Batulappa Pinrang: Korban Dianiaya, Dilempari Batu, hingga Dikejar Parang Akibat Sengketa Lahan

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Dugaan Praktik Pelangsiran BBM Subsidi di SPBU 75.919.02 Bonepute Luwu: Mobil Berjeriken Tanpa Pelat Laporan Warga Resahkan Pengendara

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Kelurahan Galung Terima 10 Unit Drum Box Pengelolaan Sampah Plastik, Dukung Program Majene Mapacing dan Penilaian Adipura

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In