• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
Target Tuntas
Advertisement
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
Target Tuntas
No Result
View All Result
  • PAREPARE
  • PINRANG
  • BARRU
  • SOPPENG
  • SIDRAP
  • SINJAI
  • JAKARTA
  • TAKALAR
  • KALTIM
  • BULUKUMBA
  • SULSEL
  • PENDIDIKAN
  • MEDAN
  • BANTAENG
  • MAMASA
  • MAMUJU
  • PEKANBARU
  • MAKASAR
  • POLMAN
  • SULTRA
Home DAERAH PAREPARE

LPG 3 Kg di Parepare Disorot, Pemkot Parepare Turun Langsung Awasi Distribusi Hingga Pengecer

Admin by Admin
in PAREPARE
0
LPG 3 Kg di Parepare Disorot, Pemkot Parepare Turun Langsung Awasi Distribusi Hingga Pengecer
5
SHARES
59
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PAREPARE – Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare bersama Pertamina melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan LPG 3 kilogram di Kota Parepare, Selasa (4/8/2026).

Sidak ini dilakukan untuk memastikan distribusi gas subsidi berjalan lancar dan tepat sasaran di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama musim kemarau.

Sidak dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, didampingi Kepala Dinas Perdagangan (Disperindag) Parepare Andi Wisna serta SBM Sulselbar VII Gas Pertamina, Mulian Pratama.

Hamka mengatakan, pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan selama sepekan ke seluruh rantai distribusi LPG, mulai dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), agen, pangkalan hingga pengecer.

“Dalam satu minggu ini kami akan terus melakukan pengawasan dan melihat distribusi dari SPBE ke agen, ke pangkalan hingga pengecer, sehingga kami bisa mengetahui di mana sebenarnya persoalan terjadi jika ada kendala,” kata Hamka.

Menurutnya, hasil pemantauan sementara menunjukkan distribusi LPG di Parepare masih berjalan normal dan belum ditemukan masalah besar.

Namun, pemerintah menduga tingginya kebutuhan LPG dipengaruhi musim kemarau yang membuat banyak petani menggunakan tabung gas untuk mengoperasikan pompa air irigasi.

“Sebenarnya stok aman dan kami terus memantau proses distribusi setiap hari. Saat ini alokasi LPG di Parepare sekitar 7.240 tabung per hari,” ujarnya.

Hamka menambahkan, jika dalam pemantauan ditemukan peningkatan kebutuhan yang signifikan akibat musim kemarau, Pemkot Parepare akan mengusulkan penambahan kuota LPG kepada pihak terkait.

Sementara itu, SBM Sulselbar VII Gas Pertamina, Mulian Pratama, menegaskan bahwa LPG subsidi tidak diperbolehkan disalurkan ke luar wilayah distribusi yang telah ditetapkan.

“Secara ketentuan, penyaluran LPG tidak boleh keluar dari wilayah distribusi atau kota dan kabupaten yang menjadi wilayah alokasinya. Saat ini kami masih melakukan penelusuran dan koordinasi terkait indikasi adanya barang yang keluar daerah,” jelas Mulian.

Ia mengungkapkan, Pertamina secara rutin melakukan monitoring ke SPBE, agen, dan pangkalan untuk memastikan distribusi berjalan normal. Bahkan dalam tiga hari terakhir, pasokan LPG untuk Parepare telah ditingkatkan dari sekitar 7.240 tabung menjadi 7.800 tabung per hari.

“Kami melihat permintaan cukup tinggi dalam beberapa minggu terakhir, kemungkinan terdampak musim kemarau,” katanya.

Menurut Mulian, peningkatan konsumsi LPG tidak hanya berasal dari rumah tangga dan usaha mikro, tetapi juga dari petani yang menggunakan LPG untuk mengoperasikan mesin pompa air irigasi.

Ia menjelaskan, berdasarkan regulasi pemerintah, penggunaan LPG subsidi untuk sektor pertanian hanya diperbolehkan bagi petani sasaran yang menerima bantuan konverter kit BBM ke BBG dari pemerintah.

Namun di lapangan banyak petani yang melakukan konversi secara mandiri sehingga ikut menggunakan LPG subsidi.

“Banyak petani yang menggunakan LPG untuk pompa air karena dinilai lebih hemat, waktu operasionalnya lebih lama, dan biayanya lebih murah dibandingkan BBM,” ungkapnya.

Meski demikian, Pertamina bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum terus melakukan koordinasi untuk memastikan distribusi LPG subsidi tetap tepat sasaran.

Terkait penyaluran melalui pengecer, Mulian menyebut regulasi masih memperbolehkan pengecer terdaftar menerima sekitar 10 persen dari alokasi pangkalan.

Namun saat ini pihaknya mengimbau seluruh pangkalan agar lebih memprioritaskan penjualan kepada konsumen langsung, khususnya rumah tangga dan usaha mikro.

Salah seorang warga Parepare, Rahim, mengaku masih dapat membeli LPG 3 kilogram langsung di pangkalan dengan harga yang bervariasi.

“Kadang saya beli Rp18.500 per tabung, kadang juga sampai Rp20.000 per tabung,” katanya. (*)

Previous Post

PEMKAB MAJENE GANDENG BANK SULSELBAR: POTONG GAJI ASN UNTUK RETRIBUSI SAMPAH, OPTIMALKAN PAD DAN PERCEPAT DIGITALISASI DAERAH

Next Post

KADIS SOSIAL PROVINSI SULBAR DAN KABUPATEN MAJENE TINJAU KEBAKARAN DI ADOLANG I, SERAHKAN BANTUAN UNTUK DUA KELUARGA KORBAN

Admin

Admin

Next Post
KADIS SOSIAL PROVINSI SULBAR DAN KABUPATEN MAJENE TINJAU KEBAKARAN DI ADOLANG I, SERAHKAN BANTUAN  UNTUK DUA KELUARGA KORBAN

KADIS SOSIAL PROVINSI SULBAR DAN KABUPATEN MAJENE TINJAU KEBAKARAN DI ADOLANG I, SERAHKAN BANTUAN UNTUK DUA KELUARGA KORBAN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Kabel Fiber Optik Telkom Putus di Majene, Perbaikan Berlangsung — Diperkirakan Selesai Hari Ini

    Kabel Fiber Optik Telkom Putus di Majene, Perbaikan Berlangsung — Diperkirakan Selesai Hari Ini

    19 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Inovasi Kompor Oli Bekas Karya Edo Pamboang, Solusi Hemat Energi untuk Masyarakat

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Komisi III DPRD Majene Gelar Rapat Dengar Pendapat, Sorot Revitalisasi Pendidikan dan PPPK Paruh Waktu

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Laporan Warga AD Ungkap Dugaan Pelanggaran BBM Bersubsidi di SPBU 74.912.01 Pinrang: Temuan Puluhan Jeriken dan Mobil Pickup Berplat Ganda

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Gedung Empat Lantai di Parepare Disorot, PBG Terbit tetapi Andalalin Belum Ada

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Majene Sabet Juara Umum FTBI 2026, Generasi Muda Siap Jaga Bahasa Mandar

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Respons Keresahan Masyarakat, Polres Majene Tindak Puluhan Motor Berknalpot Brong dalam Operasi Patuh Marano 2026

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Kronologi Kasus Pengeroyokan di Batulappa Pinrang: Korban Dianiaya, Dilempari Batu, hingga Dikejar Parang Akibat Sengketa Lahan

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • BRI BO Sidrap Perkuat Sinergi dan Silaturahmi Lewat Momen Ulang Tahun Kapolres

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Kelurahan Galung Terima 10 Unit Drum Box Pengelolaan Sampah Plastik, Dukung Program Majene Mapacing dan Penilaian Adipura

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In