PAREPARE – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Parepare terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam mengawal proses demokrasi melalui kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Pengawasan Partisipatif dalam Pengawasan Penyelenggaraan Pemilu.
Kegiatan yang digelar di Lagota Cafe, Jalan A. Yani, Kota Parepare tersebut diikuti berbagai unsur masyarakat serta jajaran Pemerintah Kota Parepare. Sosialisasi ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya pengawasan dan pelaporan dugaan pelanggaran pemilu.
Ketua Bawaslu Kota Parepare, Muh. Zainal Asnun, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak sehingga kegiatan pengawasan partisipatif dapat terlaksana di Kota Parepare.
Menurutnya, keberlangsungan program kepemiluan dan penguatan pengawasan partisipatif tidak terlepas dari dukungan serta kontribusi putra daerah yang memiliki keterwakilan di komisi terkait.
“Kalau tanpa beliau, saya yakin kegiatan ini tidak ada di Parepare. Karena ada putra daerah yang menjadi perwakilan, alhamdulillah kita selalu dapat kegiatan yang utamanya ditujukan untuk partisipasi masyarakat,” ungkap Zainal.
Ia juga menyinggung persiapan menghadapi tahapan pemilu mendatang yang diproyeksikan berlangsung dalam beberapa tahun ke depan. Dengan mengacu pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, Zainal menilai persiapan sejak dini menjadi langkah penting untuk membangun sistem pengawasan yang lebih baik.
Menurutnya, pengalaman pelaksanaan pemilu sebelumnya harus menjadi bahan evaluasi agar berbagai kekurangan dapat diperbaiki. Dengan demikian, kesiapan penyelenggara maupun partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya pemilu dapat semakin ditingkatkan.
Sementara itu, Wali Kota Parepare yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Parepare, Waris Muhiddin, menegaskan bahwa pengawasan pemilu merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Dalam sambutan tertulis Wali Kota yang dibacakannya, Waris menyampaikan bahwa partisipasi publik menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan proses demokrasi yang berkualitas.
“Pengawasan pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Kita menginginkan demokrasi yang berlangsung secara jujur, adil, transparan, dan bermartabat,” tegasnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Parepare senantiasa mendukung berbagai program yang berorientasi pada penguatan pendidikan politik dan pengawasan partisipatif.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat tidak hanya menjadi pemilih dalam setiap kontestasi politik, tetapi juga berperan aktif mengawasi jalannya tahapan pemilu serta berani melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran.
Dengan semakin kuatnya keterlibatan publik, upaya mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang berintegritas, transparan, dan demokratis di Kota Parepare diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
(*)


