SUMUT, TARGET TUNTAS.ID,– Teror menghampiri Baslan Naibaho, jurnalis MitraBhayangkara.my.id, tak lama setelah menerbitkan laporan mengenai maraknya praktik pembalakan liar di Desa Barisan Nauli, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Jumat (25/10/2024).
Ancaman itu disampaikan melalui pesan suara WhatsApp, berisi cercaan kasar dan janji penculikan. Sosok yang mengaku sebagai “Singa Dairi” dalam rekaman tersebut melempar kata-kata tak pantas seperti “Bb” dan “Bj**g inm,” disertai peringatan agar Baslan tak lagi menjejakkan kaki di wilayah Dairi.
“Aku orang penting di sini. Kalau datang lagi, kau akan kami bawa,” ancam pelaku dengan nada penuh kesombongan, seolah hutan Barisan Nauli adalah panggung kekuasaannya.
Jansen Sidabutar, Pemimpin Redaksi MitraBhayangkara.my.id, mengecam keras teror tersebut. “Ancaman terhadap jurnalis adalah serangan terhadap kebebasan pers, hak asasi yang dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999,” ujarnya. “Wartawan memiliki hak untuk mencari dan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab. Kami akan menempuh jalur hukum untuk menegakkan keadilan dan menghukum para pelaku.”
Laporan Baslan yang memicu ancaman itu berjudul “Ilegal Logging Merajalela di Dairi, LSM MPHI Desak KPH 15 Kabanjahe dan Aparat” dan “Ilegal Logging Merajalela di Dairi, Oknum Diduga Berani Tantang KPH 15 Kabanjahe Diam?” Kedua artikel tersebut menyoroti lemahnya pengawasan dan sikap bungkam sejumlah pihak berwenang atas dugaan ilegal logging di wilayah tersebut.
“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Wartawan harus bisa bekerja tanpa rasa takut atau intimidasi, demi kebenaran dan kepentingan masyarakat,” tambah Jansen.
Pihak redaksi MitraBhayangkara.my.id telah melaporkan ancaman ini kepada aparat penegak hukum untuk segera diproses secara hukum. “Kami tidak akan diam. Setiap ancaman terhadap jurnalis harus diusut tuntas,” tegas Jansen.
Dalam bentang hutan dan kekuasaan yang tak tersentuh, suara kebenaran Baslan Naibaho kini bergaung sebagai pengingat: di tengah bayang kekuatan gelap, masih ada yang berani bicara.(HT).
