• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
Target Tuntas
Advertisement
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • ADVETORIAL
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • POLITIK
  • DAERAH
  • HIBURAN
  • HUKRIM
  • KASUS
  • HIBURAN
No Result
View All Result
Target Tuntas
No Result
View All Result
  • PAREPARE
  • PINRANG
  • BARRU
  • SOPPENG
  • SIDRAP
  • SINJAI
  • JAKARTA
  • TAKALAR
  • KALTIM
  • BULUKUMBA
  • SULSEL
  • PENDIDIKAN
  • MEDAN
  • BANTAENG
  • MAMASA
  • MAMUJU
  • PEKANBARU
  • MAKASAR
  • POLMAN
  • SULTRA
Home DAERAH BARRU

Warga Keluhkan Limbah Galangan Kapal PT Layar Perkasa Nusantara di Barru

Admin by Admin
in BARRU
0
Warga Keluhkan Limbah Galangan Kapal PT Layar Perkasa Nusantara di Barru
14
SHARES
152
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

‎Barru — Warga di sekitar galangan kapal PT Layar Perkasa Nusantara Shipyard mengeluhkan dampak limbah aktivitas sandblasting yang diduga mencemari udara dan lingkungan permukiman di Desa Batupute, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru.
‎
‎Sejumlah warga mengaku terdampak debu halus yang beterbangan hingga ke rumah-rumah, terutama saat aktivitas blasting berlangsung pada malam hari hingga dini hari. “Blasting beroperasi mulai di malam hari hingga dini hari. Debunya sampai ke pemukiman,” ujar seorang warga.
‎
‎Menurut warga Dusun Ujung, sejak galangan tersebut beroperasi pada 2020, masyarakat hanya merasakan dampak negatif berupa debu dan kebisingan. “Sejak 2020 beroperasi hingga saat ini kami hanya dapat debu dan bisingnya saja,” keluhnya.
‎
‎Warga juga menyebutkan bahwa limbah blasting kerap terlihat jelas saat proses berlangsung. “Merah warnanya, Pak, langit dan laut ketika proses sandblasting berlangsung. Langsung mencemari laut dan udara,” kata sumber lain saat dikonfirmasi tim media siber (9/4/2026)
‎
‎Selain polusi udara, warga mengungkapkan adanya kompensasi yang disebut sebagai “uang debu” sebesar Rp300 ribu per rumah setiap enam bulan. Namun, pembagian kompensasi itu dinilai tidak merata. “Memang ada uang debu, tapi percuma juga kalau tidak merata. Rumah di sini banyak,” ujar warga lainnya. Beberapa warga mengaku tidak pernah menerima atau bahkan menolak kompensasi tersebut.
‎
‎Warga juga menyoroti kurangnya keterbukaan dari pihak perusahaan. Mereka mengaku tidak pernah dilibatkan atau diundang untuk membahas aktivitas galangan kapal tersebut. “Selama ada galangan ini, saya tidak pernah ada undangan untuk masuk atau sosialisasi,” kata seorang warga.
‎
‎Secara teknis, debu hasil blasting di galangan kapal tergolong limbah berbahaya karena mengandung partikel halus dari pasir, sisa cat lama, dan karat yang berpotensi melebihi baku mutu lingkungan. Paparan limbah ini dapat menyebabkan polusi udara serius dan gangguan kesehatan, seperti sesak napas.
‎
‎Pengendalian limbah blasting seharusnya dilakukan dengan metode yang lebih aman, seperti penggunaan teknik wet blasting atau hydroblasting, serta pengerjaan di ruang tertutup untuk mencegah penyebaran partikel ke lingkungan sekitar.
‎
‎Hingga berita ini diturunkan, pihak humas PT Layar Perkasa Nusantara belum  memberikan tanggapan. ‎

(Tim)

Previous Post

Di Tengah Ketidakpastian Dukungan, SMSI Parepare Gas Pol Dorong Etika Media Siber

Next Post

Taufan Pawe Ingatkan Inspektorat Pangkep: Awasi Secara Profesional, Jangan ‘Matikan’ Karir ASN

Admin

Admin

Next Post
Taufan Pawe Ingatkan Inspektorat Pangkep: Awasi Secara Profesional, Jangan ‘Matikan’ Karir ASN

Taufan Pawe Ingatkan Inspektorat Pangkep: Awasi Secara Profesional, Jangan 'Matikan' Karir ASN

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • KLARIFIKASI PIHAK TERLAPOR: KASUS DUGAAN PENGANIAYAAN DI DUSUN PALELENG DINYATAKAN TIDAK SESUAI FAKTA LAPANGAN

    KLARIFIKASI PIHAK TERLAPOR: KASUS DUGAAN PENGANIAYAAN DI DUSUN PALELENG DINYATAKAN TIDAK SESUAI FAKTA LAPANGAN

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Inovasi Kompor Oli Bekas Karya Edo Pamboang, Solusi Hemat Energi untuk Masyarakat

    14 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Kabel Fiber Optik Telkom Putus di Majene, Perbaikan Berlangsung — Diperkirakan Selesai Hari Ini

    20 shares
    Share 8 Tweet 5
  • Komisi III DPRD Majene Gelar Rapat Dengar Pendapat, Sorot Revitalisasi Pendidikan dan PPPK Paruh Waktu

    8 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Gedung Empat Lantai di Parepare Disorot, PBG Terbit tetapi Andalalin Belum Ada

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Majene Sabet Juara Umum FTBI 2026, Generasi Muda Siap Jaga Bahasa Mandar

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Respons Keresahan Masyarakat, Polres Majene Tindak Puluhan Motor Berknalpot Brong dalam Operasi Patuh Marano 2026

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Kronologi Kasus Pengeroyokan di Batulappa Pinrang: Korban Dianiaya, Dilempari Batu, hingga Dikejar Parang Akibat Sengketa Lahan

    7 shares
    Share 3 Tweet 2
  • Kelurahan Galung Terima 10 Unit Drum Box Pengelolaan Sampah Plastik, Dukung Program Majene Mapacing dan Penilaian Adipura

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Dugaan Praktik Pelangsiran BBM Subsidi di SPBU 75.919.02 Bonepute Luwu: Mobil Berjeriken Tanpa Pelat Laporan Warga Resahkan Pengendara

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In