MAJENE – Generasi muda, khususnya para santri, diajak untuk tak pernah berhenti dan tak pernah merasa lelah dalam menuntut ilmu, serta senantiasa mengiringinya dengan akhlak mulia agar bermanfaat bagi sesama. Pesan mendalam ini mengemuka dalam pengajian yang berlangsung di Pondok Pesantren Ihyaul Ulum DDI Baruga, Kabupaten Majene, Senin (14/9/2026).
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majene, H. M. Sahlan, hadir dan memberikan motivasi kuat bagi para santri maupun santriwati. Baginya, menuntut ilmu adalah perjalanan panjang yang tak boleh mengenal kata selesai dan menjadi benteng agar tidak terpuruk dalam kebodohan.
“Mari kita menuntut ilmu. Jangan pernah berhenti mencari ilmu, jangan pernah lelah mencari ilmu. Karena apakah kita sanggup menahan perihnya kebodohan? Maka dari itu, tuntutlah ilmu mulai hari ini,” tegas H. M. Sahlan dalam pesannya.
Ia juga mengajak membuka hati dan merendah untuk menerima bimbingan para ulama serta guru. Ilmu yang didapat tidak cukup hanya sekadar dibaca atau didengar, melainkan harus masuk ke dalam hati, dipahami hakikatnya, dan tercermin nyata dalam perilaku sehari-hari. “Semoga ilmu yang kita dapat bermanfaat, meresap ke dalam qalbu dan dapat diamalkan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum Darud Da’wah Wal-Irsyad (DDI), Annanggurutta Prof. Dr. A. Syamsul Bahri A. Galigo, Lc., M.A., yang menjadi pembicara utama menekankan keseimbangan antara ilmu dan adab. Menurutnya, ilmu yang tinggi tanpa ditopang akhlak yang baik akan kehilangan makna dan manfaatnya. Beliau juga memaparkan pembagian ilmu dalam ajaran Islam, yaitu ilmu fardhu ain yang wajib dimiliki setiap muslim seperti tauhid dan fikih, serta ilmu fardhu kifayah yang dibutuhkan untuk kemaslahatan umat lainnya.
Kegiatan berjalan khidmat dan hangat, dihadiri oleh tokoh agama, pimpinan pesantren, tokoh masyarakat, serta ratusan santri dan warga sekitar yang antusias. Bagi Kemenag Majene, semangat ini sejalan dengan visi menghadirkan pelayanan dan pendidikan yang berdampak nyata: ilmu yang membawa perubahan positif dan melahirkan generasi yang berilmu sekaligus berkarakter mulia.
Pondok Pesantren Ihyaul Ulum DDI Baruga yang menjadi lokasi kegiatan merupakan lembaga pendidikan Islam yang lama dan berkembang di wilayah Majene, berlokasi di Jl. Muhammad Saleh Bone No. 01 Baruga.
Dari Pondok Pesantren ini pun menyebar pesan sederhana namun kuat: Teruslah belajar seumur hidup, jagalah adab kepada guru dan sesama, serta amalkanlah ilmu sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat.
Editor: Bahar


