Pinrang,targettuntas.id— Pemerintah Kabupaten Pinrang terus memacu pembentukan budaya hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan di seluruh lapisan masyarakat. Langkah ini diposisikan sebagai tanggung jawab bersama yang dimulai dari lingkungan rumah tangga hingga unit kerja perangkat daerah.
Arah kebijakan tersebut ditegaskan oleh Bupati Pinrang, H.A. Irwan Hamid, S.Sos., dalam rapat koordinasi bidang kebersihan dan lingkungan hidup yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Pinrang, Selasa (3/11).
Bupati menekankan bahwa kebiasaan hidup bersih harus diinternalisasi sebagai pola hidup harian, mengingat keasrian lingkungan berdampak langsung pada peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga.
Pertahankan Predikat Adipura dan Fokus Kawasan Publik
Sebagai daerah penerima sertifikat Adipura, Kabupaten Pinrang dituntut menjaga konsistensi kebersihan kawasan. Menurut Bupati, penghargaan tersebut harus dijadikan acuan kesadaran kolektif, bukan sekadar simbolis menjelang masa penilaian.
Secara teknis, Bupati menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk proaktif mengintervensi titik-titik layanan publik berskala sampah tinggi:
Fokus Utama: Optimalisasi pembenahan sistem pengelolaan sampah di pasar rakyat dan fasilitas pelayanan kesehatan (faskes).
Target Operasional: Peningkatan sistem pengelolaan residu sampah guna menjamin kenyamanan serta kesehatan masyarakat pemanfaat fasilitas umum.
Pemkab Pinrang berharap integrasi pengelolaan sampah yang solid ini mewujudkan lingkungan yang sehat, nyaman, dan mendukung kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh
(Muh.sabir)


