Redaksi

Redaksi

MAJENE, 22 Juli 2026 – Puskesmas Banggae 1 menggelar kegiatan pelatihan 25 keterampilan dasar bagi kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang berlangsung selama tiga hari. Memasuki hari terakhir pelaksanaan, kegiatan diarahkan ke praktik langsung di lapangan, tepatnya di Posyandu Melati, Kelurahan Galung Selatan — yang telah meraih juara 3 tingkat nasional.   Mewakili Kepala Puskesmas Banggae 1, Umi Kalsum, SKM, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program prioritas untuk meningkatkan kompetensi para kader dalam memberikan pelayanan kesehatan di tengah masyarakat. Pemilihan lokasi praktik di Posyandu Melati sengaja dilakukan agar para peserta dapat belajar langsung dari contoh terbaik yang sudah berprestasi.   “Kegiatan ini adalah salah satu program utama kami. Selama tiga hari kami berikan materi, dan hari terakhir ini fokus pada praktik turun lapangan. Kami memilih Posyandu Melati di Kelurahan Galung Selatan karena posyandu ini sudah pernah meraih juara 3 tingkat nasional. Tujuannya agar kader yang sudah mendapatkan teori bisa melihat, mempraktikkan, dan mencontoh pengelolaan yang baik langsung di lokasi yang berprestasi,” ungkap Umi Kalsum.   Pelatihan ini diikuti oleh 23 orang kader posyandu yang tersebar di wilayah kerja Puskesmas Banggae 1. Materi yang disampaikan mencakup 25 keterampilan dasar yang wajib dikuasai kader, mulai dari penanganan dan pemantauan kesehatan bayi, balita, ibu hamil, remaja, usia dewasa, hingga lansia. Cakupan yang luas ini bertujuan agar posyandu tidak hanya berfokus pada kesehatan anak, tetapi menjadi pusat pelayanan kesehatan dasar bagi seluruh kelompok usia.   “Tujuan utamanya adalah agar setiap kader benar-benar menguasai 25 keterampilan dasar tersebut, mencakup semua rentang usia. Mulai dari bayi, balita, ibu hamil, remaja, dewasa, sampai lansia harus terlayani dengan baik dan benar sesuai prosedur,” tambahnya.   Pengisian materi dalam pelatihan ini menghadirkan sejumlah pemateri ahli dari Dinas Kesehatan Kabupaten Majene dan tim dari Puskesmas Banggae 1. Dari Dinas Kesehatan, para pemateri yang hadir adalah:   1. Nur Aliah K, S.Kep.Ns., M.M 2. Jayanti, S.K.M, M.Kes 3. Sukmawati, S.Keb 4. Intan Meidayanti, S.K.M., M.Kes 5. Mardia, A.Md.Keb., SKM 6. Sri Wahyuni, S.KM, M.AP   Selain praktik di posyandu, para kader juga dilatih melakukan kunjungan ke rumah warga sebagai bentuk pelayanan promotif dan preventif. Umi Kalsum berharap, setelah mengikuti pelatihan dan praktik langsung ini, para kader semakin terampil, percaya diri, dan mampu membawa perubahan positif bagi posyandu masing-masing.   “Harapan kami, dengan bekal pelatihan ini dan pengalaman turun lapangan baik di posyandu maupun kunjungan rumah, para kader semakin mahir menerapkan 25 keterampilan tersebut. Ke depannya, kami ingin setiap posyandu menjadi lebih baik, lebih aktif, dan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, tepat sasaran, dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat di wilayah kami,” pungkasnya.   Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Puskesmas Banggae 1 dalam memperkuat peran kader posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan, sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pengelolaan posyandu yang semakin profesional dan berstandar tinggi. Laporan BaharPuskesmas Banggae 1 Gelar Pelatihan 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu, Belajar Langsung di Posyandu Juara Nasional

MAJENE, 22 Juli 2026 – Puskesmas Banggae 1 menggelar kegiatan pelatihan 25 keterampilan dasar bagi kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang berlangsung selama tiga hari. Memasuki hari terakhir pelaksanaan, kegiatan diarahkan ke praktik langsung di lapangan, tepatnya di Posyandu Melati, Kelurahan Galung Selatan — yang telah meraih juara 3 tingkat nasional. Mewakili Kepala Puskesmas Banggae 1, Umi Kalsum, SKM, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program prioritas untuk meningkatkan kompetensi para kader dalam memberikan pelayanan kesehatan di tengah masyarakat. Pemilihan lokasi praktik di Posyandu Melati sengaja dilakukan agar para peserta dapat belajar langsung dari contoh terbaik yang sudah berprestasi. “Kegiatan ini adalah salah satu program utama kami. Selama tiga hari kami berikan materi, dan hari terakhir ini fokus pada praktik turun lapangan. Kami memilih Posyandu Melati di Kelurahan Galung Selatan karena posyandu ini sudah pernah meraih juara 3 tingkat nasional. Tujuannya agar kader yang sudah mendapatkan teori bisa melihat, mempraktikkan, dan mencontoh pengelolaan yang baik langsung di lokasi yang berprestasi,” ungkap Umi Kalsum. Pelatihan ini diikuti oleh 23 orang kader posyandu yang tersebar di wilayah kerja Puskesmas Banggae 1. Materi yang disampaikan mencakup 25 keterampilan dasar yang wajib dikuasai kader, mulai dari penanganan dan pemantauan kesehatan bayi, balita, ibu hamil, remaja, usia dewasa, hingga lansia. Cakupan yang luas ini bertujuan agar posyandu tidak hanya berfokus pada kesehatan anak, tetapi menjadi pusat pelayanan kesehatan dasar bagi seluruh kelompok usia. “Tujuan utamanya adalah agar setiap kader benar-benar menguasai 25 keterampilan dasar tersebut, mencakup semua rentang usia. Mulai dari bayi, balita, ibu hamil, remaja, dewasa, sampai lansia harus terlayani dengan baik dan benar sesuai prosedur,” tambahnya. Pengisian materi dalam pelatihan ini menghadirkan sejumlah pemateri ahli dari Dinas Kesehatan Kabupaten Majene dan tim dari Puskesmas Banggae 1. Dari Dinas Kesehatan, para pemateri yang hadir adalah: 1. Nur Aliah K, S.Kep.Ns., M.M 2. Jayanti, S.K.M, M.Kes 3. Sukmawati, S.Keb 4. Intan Meidayanti, S.K.M., M.Kes 5. Mardia, A.Md.Keb., SKM 6. Sri Wahyuni, S.KM, M.AP Selain praktik di posyandu, para kader juga dilatih melakukan kunjungan ke rumah warga sebagai bentuk pelayanan promotif dan preventif. Umi Kalsum berharap, setelah mengikuti pelatihan dan praktik langsung ini, para kader semakin terampil, percaya diri, dan mampu membawa perubahan positif bagi posyandu masing-masing. “Harapan kami, dengan bekal pelatihan ini dan pengalaman turun lapangan baik di posyandu maupun kunjungan rumah, para kader semakin mahir menerapkan 25 keterampilan tersebut. Ke depannya, kami ingin setiap posyandu menjadi lebih baik, lebih aktif, dan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, tepat sasaran, dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat di wilayah kami,” pungkasnya. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Puskesmas Banggae 1 dalam memperkuat peran kader posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan, sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pengelolaan posyandu yang semakin profesional dan berstandar tinggi. Laporan BaharPuskesmas Banggae 1 Gelar Pelatihan 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu, Belajar Langsung di Posyandu Juara Nasional

MAJENE, 22 Juli 2026 – Puskesmas Banggae 1 menggelar kegiatan pelatihan 25 keterampilan dasar bagi kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu)...

.Perkuat Pelayanan & Optimalisasi Pajak, Pemkab Majene Tandatangani MoU dan PKS dengan Kantor Pertanahan   MAJENE, 21 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Majene resmi menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Majene terkait pelayanan publik di bidang pertanahan. Penandatanganan ini dilaksanakan Selasa (21/7) di Ruang Rapat Bupati Majene, dan dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Majene dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Majene, berfokus pada pemanfaatan data pertanahan dan data perpajakan daerah.   Kolaborasi strategis ini menjadi langkah penting dalam memperkuat integrasi data antarlembaga, guna meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat sekaligus mengoptimalkan pendapatan asli daerah, khususnya dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).   Dalam sambutannya, Bupati Majene menegaskan bahwa kesepakatan ini menjadi landasan kuat untuk mewujudkan perbaikan layanan pertanahan. Sinergi ini akan menyatukan data milik pemerintah daerah dan Badan Pertanahan Nasional (BPN), sehingga seluruh proses administrasi tanah menjadi lebih tertib, akuntabel, dan tidak berbelit-belit.   “Dengan integrasi data yang baik dan terpadu, pelayanan kepada masyarakat akan jauh lebih cepat, lebih akurat, dan transparan. Tidak ada lagi ketidaksesuaian data atau hambatan birokrasi yang memberatkan warga. Ini adalah wujud nyata komitmen kami memberikan pelayanan prima,” tegas Bupati.   Selain aspek pelayanan, kerja sama ini juga bertujuan menutup celah data yang selama ini menjadi kendala dalam pemungutan pajak daerah. Dengan saling bertukar dan memadukan data kepemilikan tanah, perubahan status aset, dan transaksi peralihan hak, pemerintah daerah dapat memetakan potensi pajak secara lebih lengkap, tepat sasaran, dan sesuai aturan, tanpa merugikan hak-hak masyarakat.   Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Majene, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Majene, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Kepala Bagian di lingkungan Setda Majene, serta Camat Banggae dan Camat Banggae Timur.   Pemerintah Kabupaten Majene optimis, melalui sinergi ini akan lahir berbagai inovasi layanan yang berdampak langsung bagi kenyamanan masyarakat. Kerja sama ini sekaligus mendukung visi pembangunan daerah yaitu Majene Maju, Mandiri, dan Berbudaya, dengan tata kelola pemerintahan yang semakin rapi, terbuka, dan bermanfaat luas. Editor Bahar

.Perkuat Pelayanan & Optimalisasi Pajak, Pemkab Majene Tandatangani MoU dan PKS dengan Kantor Pertanahan MAJENE, 21 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Majene resmi menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Majene terkait pelayanan publik di bidang pertanahan. Penandatanganan ini dilaksanakan Selasa (21/7) di Ruang Rapat Bupati Majene, dan dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Majene dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Majene, berfokus pada pemanfaatan data pertanahan dan data perpajakan daerah. Kolaborasi strategis ini menjadi langkah penting dalam memperkuat integrasi data antarlembaga, guna meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat sekaligus mengoptimalkan pendapatan asli daerah, khususnya dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Dalam sambutannya, Bupati Majene menegaskan bahwa kesepakatan ini menjadi landasan kuat untuk mewujudkan perbaikan layanan pertanahan. Sinergi ini akan menyatukan data milik pemerintah daerah dan Badan Pertanahan Nasional (BPN), sehingga seluruh proses administrasi tanah menjadi lebih tertib, akuntabel, dan tidak berbelit-belit. “Dengan integrasi data yang baik dan terpadu, pelayanan kepada masyarakat akan jauh lebih cepat, lebih akurat, dan transparan. Tidak ada lagi ketidaksesuaian data atau hambatan birokrasi yang memberatkan warga. Ini adalah wujud nyata komitmen kami memberikan pelayanan prima,” tegas Bupati. Selain aspek pelayanan, kerja sama ini juga bertujuan menutup celah data yang selama ini menjadi kendala dalam pemungutan pajak daerah. Dengan saling bertukar dan memadukan data kepemilikan tanah, perubahan status aset, dan transaksi peralihan hak, pemerintah daerah dapat memetakan potensi pajak secara lebih lengkap, tepat sasaran, dan sesuai aturan, tanpa merugikan hak-hak masyarakat. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Majene, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Majene, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Kepala Bagian di lingkungan Setda Majene, serta Camat Banggae dan Camat Banggae Timur. Pemerintah Kabupaten Majene optimis, melalui sinergi ini akan lahir berbagai inovasi layanan yang berdampak langsung bagi kenyamanan masyarakat. Kerja sama ini sekaligus mendukung visi pembangunan daerah yaitu Majene Maju, Mandiri, dan Berbudaya, dengan tata kelola pemerintahan yang semakin rapi, terbuka, dan bermanfaat luas. Editor Bahar

MAJENE, 21 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Majene resmi menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kantor Pertanahan...

Kapolres Majene Hadiri Pembukaan Diktukba Polri TA 2026, Tegaskan Pentingnya Integritas dan Semangat Pengabdian Calon Bhayangkara  MAJENE – Kapolres Majene AKBP Muhammad Amiruddin, S.I.K., menghadiri upacara pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Barat, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Senin (20/7/2026).   Kegiatan tersebut menjadi momentum dimulainya proses pembentukan 126 calon Bintara Polri asal Sulawesi Barat yang akan ditempa menjadi insan Bhayangkara yang profesional, humanis, serta siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.  Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, S.I.K., M.H. Dalam amanatnya, Kapolda menekankan bahwa keberhasilan seorang anggota Polri tidak semata-mata ditentukan oleh kemampuan teknis kepolisian, tetapi juga oleh moralitas, integritas, disiplin, serta keikhlasan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.  Kapolda Sulbar juga mengingatkan bahwa kepercayaan publik merupakan aset utama institusi Polri yang harus dibangun melalui pelayanan yang cepat, ramah, profesional, transparan, dan berkeadilan. Oleh karena itu, setiap peserta didik diharapkan mampu mengikuti seluruh tahapan pendidikan dengan sungguh-sungguh agar kelak menjadi anggota Polri yang berkarakter, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan tugas di tengah masyarakat.  Selain kepada para siswa, Kapolda turut memberikan penekanan kepada seluruh tenaga pendidik dan pengasuh agar melaksanakan proses pendidikan secara profesional, objektif, dan bermartabat tanpa praktik kekerasan maupun perundungan. Menurutnya, ketegasan dalam pendidikan harus menjadi sarana membentuk karakter dan kedisiplinan, bukan menumbuhkan rasa takut.  Sementara itu, Kapolres Majene AKBP Muhammad Amiruddin menyampaikan apresiasi atas dimulainya pendidikan bagi para calon Bintara Polri. Ia berharap seluruh peserta mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membentuk diri menjadi anggota Polri yang memiliki kompetensi, loyalitas, serta dedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.  “Pendidikan ini merupakan fondasi awal dalam membentuk karakter dan profesionalisme setiap calon anggota Polri. Saya berharap seluruh peserta mengikuti setiap proses dengan disiplin, penuh tanggung jawab, serta menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dan etika. Jadilah Bhayangkara yang Presisi, humanis, dan selalu hadir memberikan rasa aman serta solusi bagi masyarakat,” ujar AKBP Muhammad Amiruddin.  Kapolres Majene juga menegaskan bahwa tantangan tugas Polri ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan personel yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki empati, kemampuan berkomunikasi, serta komitmen kuat dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Dengan bekal pendidikan yang baik, para calon Bintara diharapkan mampu menjadi generasi Polri yang semakin profesional, modern, dan dipercaya publik.

Kapolres Majene Hadiri Pembukaan Diktukba Polri TA 2026, Tegaskan Pentingnya Integritas dan Semangat Pengabdian Calon Bhayangkara MAJENE – Kapolres Majene AKBP Muhammad Amiruddin, S.I.K., menghadiri upacara pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Barat, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Senin (20/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum dimulainya proses pembentukan 126 calon Bintara Polri asal Sulawesi Barat yang akan ditempa menjadi insan Bhayangkara yang profesional, humanis, serta siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, S.I.K., M.H. Dalam amanatnya, Kapolda menekankan bahwa keberhasilan seorang anggota Polri tidak semata-mata ditentukan oleh kemampuan teknis kepolisian, tetapi juga oleh moralitas, integritas, disiplin, serta keikhlasan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kapolda Sulbar juga mengingatkan bahwa kepercayaan publik merupakan aset utama institusi Polri yang harus dibangun melalui pelayanan yang cepat, ramah, profesional, transparan, dan berkeadilan. Oleh karena itu, setiap peserta didik diharapkan mampu mengikuti seluruh tahapan pendidikan dengan sungguh-sungguh agar kelak menjadi anggota Polri yang berkarakter, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan tugas di tengah masyarakat. Selain kepada para siswa, Kapolda turut memberikan penekanan kepada seluruh tenaga pendidik dan pengasuh agar melaksanakan proses pendidikan secara profesional, objektif, dan bermartabat tanpa praktik kekerasan maupun perundungan. Menurutnya, ketegasan dalam pendidikan harus menjadi sarana membentuk karakter dan kedisiplinan, bukan menumbuhkan rasa takut. Sementara itu, Kapolres Majene AKBP Muhammad Amiruddin menyampaikan apresiasi atas dimulainya pendidikan bagi para calon Bintara Polri. Ia berharap seluruh peserta mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membentuk diri menjadi anggota Polri yang memiliki kompetensi, loyalitas, serta dedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Pendidikan ini merupakan fondasi awal dalam membentuk karakter dan profesionalisme setiap calon anggota Polri. Saya berharap seluruh peserta mengikuti setiap proses dengan disiplin, penuh tanggung jawab, serta menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dan etika. Jadilah Bhayangkara yang Presisi, humanis, dan selalu hadir memberikan rasa aman serta solusi bagi masyarakat,” ujar AKBP Muhammad Amiruddin. Kapolres Majene juga menegaskan bahwa tantangan tugas Polri ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan personel yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki empati, kemampuan berkomunikasi, serta komitmen kuat dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Dengan bekal pendidikan yang baik, para calon Bintara diharapkan mampu menjadi generasi Polri yang semakin profesional, modern, dan dipercaya publik.

MAJENE – Kapolres Majene AKBP Muhammad Amiruddin, S.I.K., menghadiri upacara pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Tahun Anggaran 2026 yang...

Page 14 of 30 1 … 13 14 15 … 30

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.